PSM Putus Kontrak Daryoush dan Baroni
Dianggap gagal memberikan kontribusi berarti bagi tim di Liga Super Indonesia, dua pemain asing PSM Makassar yakni Daryoush "Dariu" Ayyoubi (Iran) dan Daniel Suarez Baroni (Brasil) diputus kontraknya, Senin (21/12).Keputusan itu diambil dalam rapat tertutup yang digelar Senin tadi malam di Kafe Toraja Mall Ratu Indah, Makassar. Rapat itu sendiri dipimpin langsung Manajer PSM, Hendra Sirajuddin, didampingi para asistennya, Faisal Maming, Syahrir Cakkari, Suhardi Hamid, Abdi Tunggal, pelatih dan seluruh jajaran asisten pelatih.
Selain membahas soal kontrak Dariu-Baroni, dibicarakan pula rencana perekrutan pemain di transfer window dan mereview ulang kontrak apparel tim PSM dengan Specs selaku sponsor.
"Pemutusan kontrak keduanya memang belum resmi karena yang berwenang melakukannya adalah Pak Ilham Arif Sirajuddin selaku Ketua Umum PSM," kata Manajer Hendra Sirajuddin.
Masalah ini sebelumnya menjadi berlarut-larut karena draft kontrak asli kedua pemain tersebut masih dipegang Manajer lama, Kadir Halid.
"Ada beberapa poin yang mesti dipelajari lebih detail," lanjut Hendra.
Dariu tercatat sebagai pemain dengan gaji tertinggi di PSM dengan menerima gaji sekitar Rp. 40 juta per bulan dengan kontrak Rp. 780 juta semusim. Sedangkan untuk Baroni, ia mendapat Rp. 34 juta per bulan atau Rp. 500 juta semusim.
Dengan keputusan ini, PSM wajib membayar kompensasi masing-masing satu bulan gaji. Namun jika mereka melapor ke FIFA (Federasi Sepak Bola Internasional) terkait dengan pemutusan kontrak itu, PSM siap membayar penuh.
Kasus ini ternyat bukan kali pertama terjadi. PSM pernah kalah dalam kasus Leo Chitescu (Rumania) yang menuntut gaji sisa di PSM sebelum dipinjamkan ke Persib Bandung. FIFA mewajibkan PSM untuk membayar sisa gaji Leo dan itu sudah dipenuhi.
sumber : http://biangbola.com
0 komentar:
Posting Komentar